Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Australia didukung oleh harapan tarif, optimisme Tiongkok, dan data domestik
Tuesday, 25 March 2025 04:19 WIB | AUD/USD |AUD/USD,

AUD/USD bergerak naik pada hari Senin, dengan pasangan tersebut bergerak mendekati level 0,6300 setelah memantul dari level terendah minggu lalu di sekitar 0,6260. Pemulihan terjadi selama sesi Amerika di tengah meningkatnya optimisme atas potensi moderasi dalam kebijakan tarif AS yang akan datang, langkah-langkah Tiongkok yang mendukung, dan serangkaian data PMI Australia yang solid.

Meskipun Dolar AS masih kuat, AUD/USD berhasil mempertahankan kenaikan ringan, meskipun indikator teknis menunjukkan kenaikan terbatas, terutama dengan pasangan tersebut bertahan di bawah Simple Moving Average (SMA) 20 hari dan pembacaan momentum masih dalam wilayah negatif.

Dolar Australia memperpanjang kenaikan pada hari Senin, bangkit kembali setelah empat sesi berturut-turut mengalami kerugian. Kenaikan tersebut didukung oleh optimisme bahwa AS mungkin akan memperkenalkan tarif timbal balik yang lebih moderat pada tanggal 2 April, meredakan kekhawatiran pasar akan eskalasi perang dagang secara langsung. PMI awal Australia bulan Maret mengejutkan dengan kenaikan komponen manufaktur ke level tertinggi dalam 29 bulan di angka 52,6 dan data jasa mencapai puncak dua bulan di angka 51,2. Indeks Komposit naik ke angka 51,3, angka terkuatnya sejak Agustus. Peningkatan berkelanjutan dalam ketenagakerjaan sektor swasta juga menunjukkan bahwa laporan pasar tenaga kerja yang suram di bulan Februari mungkin tidak mencerminkan penurunan yang berkelanjutan.
Di Tiongkok, langkah-langkah dukungan kebijakan baru yang ditujukan untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga dan konsumsi domestik menambah selera risiko. Prospek Tiongkok yang membaik menjadi pertanda baik bagi Australia, mengingat ketergantungan Australia pada ekspor komoditas ke mitra dagang terbesarnya.
Sementara itu, Dolar AS tetap stabil setelah laporan PMI hari Jumat. Sementara PMI Komposit Global S&P naik, indeks Manufaktur secara tak terduga menurun. Selain itu, pejabat Fed, termasuk Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic, menekankan ketidakpastian inflasi yang terus-menerus, dengan mencatat bahwa pemotongan suku bunga mungkin terjadi lebih lambat dari yang diperkirakan sebelumnya. Terkait kebijakan moneter, pasar terus memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh Reserve Bank of Australia pada bulan Juli, dengan peluang yang semakin besar untuk pemangkasan tersebut paling cepat pada bulan Mei. Indikator CPI Reserve Bank of Australia berikutnya pada tanggal 26 Maret akan menjadi kunci untuk mengukur tindakan jangka pendek.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo...
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...

AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA...
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...

Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA...
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS